Indonesia Adalah Kita

Indonesia adalah kita

Tanah air kaya di bumi tercinta

Pusaka indah di bentang semesta

 

Indonesia adalah kita

Barisan gunung gemunung menjulang mengangkasa

Hutan luas paru paru dunia

Samudera raya menyambung nusantara

 

Indonesia adalah kita

Aneka cerita dalam satu bahasa

Warna budaya dalam satu nama

Satu bangsa satu tumpah darah

2_sekolah-lokal-jauh-ujung-pasir

 

Indonesia adalah janji kita

Tangan-tangan muda membangun bersama

Derap langkah generasi yang menjelma dalam karya

Cita-cita mulia mercusuar dunia

 

Pada janji yang sama, kita satukan suara

Suara untuk Indonesia.*)

[2013]


*) Puisi ini terinspirasi dari puisi “Aku Melihat Indonesia” karya Bung Karno, ditulis pada pertengahan tahun 2013, ketika saya masih menjadi senior reporter di NET untuk program dokumenter Lentera Indonesia. Waktu itu, hampir tiap pekan, saya sering keliling desa-desa di Indonesia, berpindah dari pulau ke pulau, meliput karya-karya anak muda, para penggerak sosial yang mengabdi bagi saudara sebangsa di pelosok Nusantara.

Puisi ini hadir bertepatan dengan persiapan pemilu presiden, sempat ditulis sebagai narasi pembuka konser Iwan Fals bertajuk “Suara untuk Negeri”. Sebagai bagian dari industri kreatif, NET turut berpartisipasi merawat persatuan bangsa dengan cara menggelar festival musik jelang pilpres, dan saya diminta menulis puisi ini sebagai mukadimah, meski akhirnya tayang dengan versi berbeda.

Kini, hampir 4 tahun berlalu, setelah saya tidak lagi menjadi pekerja media, dan memilih berkarya di balik layar untuk usaha-usaha menumbuhkan pembaharu (changemaker), saya merasa perlu menyebarkan puisi ini di blog pribadi.

Seiring euforia pesta demokrasi pilkada serentak yang sebentar lagi terlaksana, semoga karya sederhana ini bisa berguna, menyadarkan kita satu sama lain akan hakikat persaudaraan, untuk terus merawat tenun kebangsaan, meleburkan batas-batas primordial, menjaga persatuan Indonesia sebagai nilai sejati, sebagai harga mati!

Biarpun saya pergi jauh/ tidakkan hilang dari kalbu// Tanahku yang kucintai/ Engkau kuhargai//

Wilibrodus Marianus.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s